Wednesday, 9 October 2013

Jangan Hancurkan Reputasi Karir Anda Dengan Hal Semacam Ini (Part-2 / End)

6. Melakukan Pekerjaan yang Tidak Anda Sukai

Sudah pengetahuan umum bahwa semakin baik Anda dalam sesuatu, maka akan semakin sering Anda diminta untuk melakukannya. Tentu saja Anda tidak perlu melakukan suatu pekerjaan yang tidak Anda sukai secara buruk dengan sengaja, tapi Anda dapat membicarakan ke atasan Anda.

Melakukan pekerjaan yang tidak Anda sukai hanya akan memberikan beban ke diri Anda sendiri, dimulai dari stres hingga Anda diberikan label sebagai orang yang kerjanya setengah-setengah. Dalam mencari sebuah pekerjaan carilah kerjaan yang memang Anda sukai, hal itu dapat membuat karir Anda lebih baik dan naik lebih cepat, karena Anda melakukan hal yang Anda senangi.


7. Resign Kerja Tanpa ada Pemberitahuan

Kecuali Anda mempunyai alasan yang benar-benar sangat baik, keluar dari pekerjaan Anda tanpa ada pemberitahuan dapat diibaratkan Anda membakar satu-satunya jembatan yang mengubungkan Anda dengan orang yang mempekerjakan Anda, bahkan terkadang juga menyangkut ke rekan kerja Anda.

Ketahuilah bahwa jika Anda ingin berhenti kerja dari sebuah perusahaan atau tempat kerja Anda, batas paling baik untuk memberitahukan hal ini ke atasan Anda adalah 2 minggu sebelum pemberhentian Anda.



8. Gagal Dalam Kerjasama Dengan Tim

Menjadi bagian dari sebuah tim, apalagi jika tim itu memang berhasil, maka dapat membuat diri Anda mendapatkan peluang karir yang baik. Tetapi jika Anda selalu berpikir "melakukan semuanya sendiri" maka anda dapat diberikan label bukan orang yang dapat bekerjasama.

Anda mungkin berpikir bahwa Anda dapat melakukan semuanya dan itu lebih baik karena Anda yakin dengan kualitas kerja Anda, tetapi ketahuilah bahwa Anda tidak akan dapat berhasil dalam karir Anda jika Anda tidak bekerjasama dengan siapapun. Mungkin Anda memang dapat menyelesaikan sebuah proyek dalam waktu 1 bulan, tetapi jika Anda bekerja bersama sebuah tim yang baik maka Anda dapat menyelesaikan proyek tersebut dalam waktu 1 minggu.


9. Enggan Beradaptasi Dengan Lingkungan Kerja

Tidak semua orang menyukai kegiatan sosial lingkungan kerja, baik itu gathering ataupun makan bersama, tapi semakin tinggi jabatan Anda dalam karir Anda, maka Anda akan sering diharapkan untuk hadir dalam kegiatan-kegiatan sosial seperti ini.

Dalam beberapa perusahaan, sering melewatkan event-event sosial ini dapat menandakan bahwa Anda tidak tertarik untuk membangun hubunan antara rekan kerja Anda, dapat membuat Anda diberikan label anti-sosial yang pad akhirnya memberhentikan perkembangan karir Anda. Setidaknya jika Anda memang menyukai kegiatan ini, sesekali hadirilah kegiatan ini daripada tidak pernah sama sekali.


10. Bekerja Untuk Keluarga atau Saudara

Dalam dunia kerja, ada istilah nepotisme, yakni sebuah kejadian dimana seseorang dipilih bukan karena kemampuannya melainkan relasinya seperti ia adalah saudara dari si manager, anak si bos dan seterusnya. Orang-orang yang menjadi subjek dari nepotisme ini terkadang tidak dianggap oleh karyawan lainnya karena mereka menganggap orang-orang seperti ini adalah orang yang 'curang' dan tidak menggunakan kemampuannya sendiri.

Ketahuilah bahwa situasi seperti ini adalah situasi yang berbahaya, jika Anda dapat menunjukkan kemampuan Anda maka itu baik, tetapi jika Anda mengalami satu kegagalan saja maka label seperti ini akan langsung menempel ke diri Anda. Jika Anda mempunyai faktor pendukung yang kuat seperti kuliah di universitas luar negeri ternama, prestasi mengagumkan dan seterusnya, maka hal ini tidak perlu Anda kiprahi (cueki saja) karena Anda punya bukti akan kemampuan diri Anda


No comments:

Post a Comment